PENDIDIKAN
KEWARGANEGARAAN
CARA MEMANFAATKAN
KEKAYAAN BUDAYA, BAHASA
BAMBANG DWI
SURYA ASWANDA
ANGGA SARAGIH
SAFRI YANDAI
M. YUNUS
DEDEK SABAN PRAMANA
HAMDANI
ROBI MUHARSYAH
JOKO
IHSAN HAKIKI HSB
RAJA
FAKULTAS TEKNIK MESIN
UNIVA MEDAN
2013
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami penjatkan kehadirat
Allah SWT, yang atas rahmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang
berjudul CARA MEMANFAATKAN KEKAYAAN BUDAYA,BAHASA DAN KONDISDI
GEOGRAFIS INDONESIA Penulisan makalah ini merupakan salah satu tugas yang
diberikan dalam mata kuliah Pendidikan kewarga negaraan .
Dalam Penulisan makalah ini kami merasa
masih banyak kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat
akan kemampuan yang kami miliki. Untuk itu, kritik dan saran dari semua pihak
sangat kami harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.
Dalam penulisan makalah ini penulis
menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang
membantu dalam menyelesaikan makalah ini, khususnya kepada Dosen kami yang
telah memberikan tugas dan petunjuk kepada kami, sehingga kami dapat
menyelesaikan tugas ini.
Medan, Desember 2013
Tim Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki
jumlah pulau terbanyak di dunia yang berjejer dari sabang sampai maroke dan
indonesia juga memiliki banyak hasanah budaya bahasa yang terbanyak di dunia. Beragam
suku bangsa dan bahasa menghiasi setiap segi kehidupan di indonesia. Kekayaan
ini mungkin tidak terlalu kita sadari tetapi di balik itu mungkin kita dapat
menemukan banyak manfaat yang mungkin tidak kita ketahui sebelumnya
Indonesia terdiri dari 13.466 pulau yang di huni kurang
lebih 259 juta orang, dan indonesia juga terdiri dari 34 provinsi, Dari ke-34 provinsi tersebut, 10 di antaranya
terletak di Pulau Sumatera, 6 di Pulau Jawa, 5 di Pulau Kalimantan, 6 di Pulau Sulawesi, 3 di Kepulauan Nusa
Tenggara, 2 di Kepulauan Maluku, dan 2 lainnya terletak di Pulau Papua. Dan bukan itu saja indonesia juga
menyimpan banyak kebuadayaan yang pastinya berbeda-beda di setiap daerahnya
beda budaya tentu saja juga beda bahasanya, maka di setiap daerah di indonesia
memiliki bahasa yang berbeda beda yang di wariskan oleh nenek moyang suatu
bodaya tersebut.
Dari itu kita harus menjadi sumber daya manusia yang
cerdas dan cermat untuk mengendalikan semua dan menjadikan itu sebagai senjata
untuk membuat indonesia lebih maju dan di pertimbangkan di asean bahkan di
dunia sebagai negara yang makmur, kaya akan budaya dan kekayaan alam yang
menakjubkan yang di wariskan oleh nenek moyang kita di Indonesia tercinta ini.
B.TUJUAN PENULISAN MAKALA
Tujuan
membuat makala ini adalah untuk mengetahui dan memcahkan masalah bagai mana
caranya memanafaatkan kekayaan budaya, bahasa dan kondisi georafis indonesia
supaya negara indonesia bisa menjadi negara yang di petimbangkan dan paling
unggul di asean bahkan asia
C.METODE PENULISAN
Dalam penyusunan makalah ini, kami
menggunakan metode studi pustaka, yaitu dengan mencari literatur yang relevan
dengan bahasan yang kami sajikan.
BAB II
PERMASALAHAN
CARA
MENYADARI BERLIMPAHNYA KEKAYAAN BUDAYA MAU PUN KONDISI GEOGRAFIS INDONESIA
kita
tak akan pernah tau kalau kita tidak mencoba untuk sedikit lebih peka terhadap budaya
dan negara Indonesia yang kita cintai ini. Sebagai pemuda pemudi calon penerus
bangsa udah saatnya kita bangkit dari keterlenaan kita mengahadapi era
globalisasi yang semakin menghanyutkan kita dan menenggelamkan rasa cinta tanah
air kita.
Mungkin
di zaman sekarang kita lebih bangga memakai pakaian prodok Amerika di
bandingkan memakai pakaian adat kita masing-masing, mungkin kita belum bisa
menyari betapa lebih beharganya budaya dan tradisi kita di bandinkan hal hal
yang moderen di jaman globalisasi ini.
Padahal
kita seharusnya patut bangga terhadap banggsa sendiri karana tidak semua negara
di dunia yang menyimpan beragam buadaya Kekayaan alam dan budaya merupakan komponen penting
dalam pariwisata di Indonesia. Alam Indonesia memiliki kombinasi iklim tropis, tiga belas ribu pulau yang 6.000 di antaranya tidak dihuni,[3] serta garis pantai terpanjang ketiga di dunia
setelah Kanada dan Uni Eropa.[4]
Indonesia juga merupakan negara kepulauan terbesar dan berpenduduk
terbanyak di dunia.[5] Pantai-pantai di Bali, tempat menyelam di Bunaken, Gunung Rinjani di Lombok, dan berbagai taman nasional di Sumatera merupakan contoh tujuan
wisata alam di Indonesia. Tempat-tempat wisata itu didukung dengan warisan
budaya yang kaya yang mencerminkan sejarah dan keberagaman etnis Indonesia yang
dinamis dengan 719 bahasa daerah yang dituturkan di seluruh kepulauan tersebut.[6]
Candi Prambanan dan Borobudur, Toraja,Yogyakarta, Minangkabau, dan Bali merupakan contoh
tujuan wisata budaya di Indonesia. Hingga 2010, terdapat 7 lokasi di Indonesia
yang telah ditetapkan oleh UNESCO yang masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.[7] Sementara itu, empat wakil
lain juga ditetapkan UNESCO dalam Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia yaitu wayang, keris, batik dan angklung.[8]
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, sebelas provinsi yang paling sering dikunjungi oleh para turis
adalah Bali, Jawa
Barat, Jawa
Tengah, Jawa
Timur, DKI
Jakarta,Sumatera Utara, Lampung, Sulawesi
Selatan, Sumatera
Selatan, Banten dan Sumatera
Barat.[9] Sekitar 59% turis berkunjung ke Indonesia
untuk tujuan liburan, sementara 38% untuk tujuan bisnis.[10] Singapura dan Malaysia adalah dua negara dengan catatan jumlah
wisatawan terbanyak yang datang ke Indonesia dari wilayah ASEAN.[11] Sementara dari kawasan Asia (tidak termasuk ASEAN) wisatawan Jepang berada di urutan pertama disusul RRC, Korea
Selatan, Taiwan dan India.[11] Jumlah pendatang terbanyak dari kawasan Eropa berasal dari negara Britania
Raya disusul
oleh Perancis, Belanda dan Jerman.[11]
Bukan itu
saja terdapat juga lebih dari 300 kelompok
etnik atau suku
bangsa di Indonesia.[1] atau tepatnya 1.340 suku bangsa menurut
sensus BPS tahun 2010.[2]
Suku
Jawa adalah
kelompok suku terbesar di Indonesia dengan jumlah mencapai 41% dari total
populasi. Orang Jawa kebanyakan berkumpul di Pulau
Jawa, akan tetapi jutaan jiwa telah bertransmigrasi dan tersebar ke
berbagai pulau di Nusantara [3] bahkan bermigrasi ke luar negeri seperti ke Malaysia dan Suriname. Suku
Sunda, Suku
Melayu, danSuku Madura adalah
kelompok terbesar berikutnya di negara ini.[3]
Banyak
suku-suku terpencil, terutama di Kalimantan dan Papua,
memiliki populasi kecil yang hanya beranggotakan ratusan orang. Sebagian besar
bahasa daerah masuk dalam golongan rumpun Bahasa Austronesia, meskipun demikian sejumlah besar
suku di Papua tergolong dalam rumpun bahasa Papua atau Melanesia.
Mungkin
itu saja yang masih dapat kita lihat dari beragamnya suku di indonesia, banyak
juga suku yang mungkin kita tidak tahu keberadaannya dengan jelas karana di
indonesia masi banyak suku-suku yang masih terbilang primitif yang tidak mau
bersosialisasi dengan suku lain, mungkin dari sini saja kita mulai menyadari
kalau begitu kayanya negara kita yang kita sayangi ini,
walau
sampai saat ini kita belum bisa semaksimal mungkin memanfaatkan kekayaan
tersebut dan untuk kedepanya kita harus lebih jeli memikirkan bagaimana caranya
kita bisa maju dari keterpurukan bangsa dengan memanfaatkan aspek aspek kekayaan
yang di wariskan TUHAN buat kita muda mudi indonesia sebagai calon penerus
bangsa yang memusnahkan korupsi
BAB III
PEMBAHASAN
CARA MEMANFAATKAN
KEKAYAAN BUDAYA, BAHASA DAN KONDISI GEOGRAFIR
A. MEMANFAATKAN BUDAYA
Budaya sebagai warisan nenek moyang bukan berarti tidak
berguna lagi dan kita abaikan karena kita anggap hal yang kuno, Indonesia
menyimpan beribu ribu budaya yang sudah
mendunia contohnya saja Angklung, batik, dan tarian barongan yang sudah
mengharumkan nama Indonesia di dunia, karna tidak ada satu pun negara yang
memiliki nya kecuali indonesia dan kebudayaan ini sudah di resmikan oleh UNESCO
sebagai warisan peninggalan budaya indonesia, walau akhir-akhir malaysia
mencoba untuk mengkalim angklung, batik dan tarian barongan sebagai wairisan
budaya mereka, maka dari itu kita harus menanamkan kecintaan kita terhadap
budaya kita supaya kita mengetahuin dan menjaga nya supaya tidak di curik lagi
oleh negara tetangga. Dan seminimal mungkin kita harus lebih banyak
mempromosikan budaya- budaya tersebut dengan cara tidak menenggelamkanya dengan
budaya asing dan kemajuan teknologi di masa sekrang
kita harus lebih bangga dengan budaya kita, karena banyak
warga negara asing yag sengaja jauh-jauh datang ke indonesia hanya untuk
melihat dan belajar alat musik tradisional kita, maka dari itu sudah saat nya
kita lebih peduli dengan budaya dan coba mempelajarinya karena kita dapat
menarik wisatawan dari luar negri untuk singgah ke indonesia dan hal itu dapat
menguntungkan negara lewat devisa
B. CARA MEMANFAATKAN BAHASA TRADISONAL
Ribuan bahasa daerah terdapat di indonesia, mulai dari
Sabang sampai Marauke tersusun pulau yang dimana di dalam pulau tersebut
terdapat bahasanya masing-masing. Walaupun terkadang kita masih malu atau
enggan mempelajari bahasa daerah masing2 tetapi sebagai anak muda yang cinta
tanah air adala kewajiban kita untuk memplajarin bahasa daerah tersebut supaya
dapat melelstarikanya terus keapada anak cucu lita kelak supaya kita tidak
kehilangan identitas negara di masa depan nantinya
C. CARA MEMANFAATKAN KONDISI GEOGRAFIS
INDONESIA
Alam Indonesia memiliki kombinasi iklim tropis, tiga belas ribu pulau yang 6.000 di antaranya tidak dihuni,[3] serta garis pantai terpanjang ketiga di dunia
setelah Kanada dan Uni Eropa.
Jadi
dari itu kita tidak usah bingung lagi untuk memanfaatkanya, tidak perlu susah
payah untuk memanfaatkan kekayaan alam di negara kita , semua kembali kepada
kita, kita hanya perlu untuk merawat dan menjaganya, karena negara kita sudah
di anugrahi oleh tuhan kekayaan alam yang sangat indah, banyak tempat-tempat
yang indah di indonesia yang menjadi daya tarik para turis untuk berkunjung
kesini dan itu sangat menguntungkan negara kita, karna dari itu negara
memperoleh devisa dan terbuka lah lapangan pekerjaan dari suatu objek yang
menjadi tempat wisata tersebut
Tidak
semua negara mempunyai kekayaan alam yang melimpah, karana bukan dari segi
keindahan saja, Kekayaan alam indonesia pun sangat melipah banyak terdapat
minyak bumi, gas, bahan tambang dan hasih perkebunan yang melimpah, maka dari itu
kita harus lebih giat lagi belajar dan leih jeli lagi berfikir suapaya kita
dapat langsung mengolah dengan tangan kita sendiri dan tanpa campuran tangan
tangan orang asing yang begitu enaknya mengambil dan membawa pulang hasil
kekayaan kita ke negaranya
BAB IV
PENUTUP
KESIMPUALAN DAN SARAN
Kesimpulan
dari semua, kita harus menjadi SUMBER DAYA MANUSIA yang lebih cermat dalam
berfikir kedepanya untuk melestarikan dan memajukan indonesia secara maksimal
dan kita harus menanamkan cinta tanah air sejak dini supaya kita tidak terlena
dengan arus globalisasi yang perlahan menjajah kita dengan kecanggihan
teknologinya yang canggih. Dari skarang kita harus lebih perduli lagi dengan
bangsa kita karena bujuta kekayaan yang di berikan tuhan kepada kita yang
bangsa lain tidak memilikinya jadi dari itu kita harus belajar lebih banyak
lagi supaya kita bisa mengolah semua kekayaan alam Indonesia tanpa campuran
tangan asing
